BANDAR LAMPUNG,– Masyarakat, khususnya para pejabat, aparatur pemerintah, pimpinan maupun pegawai dinas dan instansi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, diimbau untuk berhati-hati terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Ketua DPP Akar Lampung, Indra Musta’in.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya informasi mengenai oknum yang diduga menggunakan nama Indra Musta’in untuk meminta sejumlah uang atau dana partisipasi dengan alasan sedang melaksanakan kegiatan di Jakarta.
Berdasarkan informasi yang diterima, oknum tersebut diduga menggunakan dua nomor telepon, yakni:
0823-7218-7295
0819-4758-1354
Oknum tersebut disebut menghubungi sejumlah pihak dengan membawa-bawa nama Indra Musta’in selaku Ketua DPP Akar Lampung, kemudian meminta bantuan atau sumbangan dana dengan dalih untuk mendukung kegiatan di Jakarta.
Indra Musta’in: Jangan Berikan Uang atau Bantuan Apa Pun
Indra Musta’in saat dikonfirmasi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan mandat kepada siapa pun untuk meminta uang, sumbangan maupun dana partisipasi dengan mengatasnamakan dirinya.
Ia meminta seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya apabila mendapatkan komunikasi dari pihak yang mengaku sebagai dirinya atau mengaku mendapat perintah dari dirinya.
“Saya mengimbau kepada seluruh warga, kerabat, pejabat, serta jajaran dinas dan instansi di Provinsi Lampung agar tidak memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada orang yang mengatasnamakan saya,” tegas Indra.
Indra juga meminta pihak yang mengetahui keberadaan atau identitas oknum tersebut agar segera memberikan informasi kepada aparat penegak hukum.
“Segera ditangkap oknum yang mengatasnamakan saya. Jangan sampai ada lagi korban,” ujarnya.
Pejabat dan Dinas Diminta Tidak Melayani Permintaan Dana
Indra secara khusus mengingatkan para pejabat dan jajaran pemerintahan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar melakukan verifikasi terlebih dahulu apabila menerima permintaan bantuan yang mengatasnamakan dirinya maupun organisasi.
Menurutnya, setiap permintaan bantuan yang mencatut nama pribadi atau organisasi harus dikonfirmasi melalui jalur komunikasi resmi untuk memastikan kebenarannya.
“Kalau ada yang menghubungi dan mengaku saya, atau mengaku mendapat perintah dari saya untuk meminta dana, jangan dilayani. Konfirmasi terlebih dahulu kepada saya atau pengurus DPP Akar Lampung,” tegasnya.
Ia berharap informasi ini dapat segera disebarluaskan sehingga tidak ada pejabat, pengusaha, masyarakat, maupun pihak lain yang menjadi korban.
Indra juga meminta masyarakat yang telah menerima pesan, telepon, atau permintaan dana dari kedua nomor tersebut untuk menyimpan bukti komunikasi dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum, sehingga dugaan penyalahgunaan identitas tersebut dapat segera ditindaklanjuti. (R/L)


















